Saya pernah mendengar bahwa sesuatu yang disampaikan dari hati akan sampai pula ke hati dan kemarin saya kembali ingat akan ungkapan ini saat blogwalking ke blog Jonru.Net. Judul yang saya tulis diatas adalah kutipan dari artikel beliau. Jika anda ingin lebih dalam belajar cara menulis yang baik, silahkan belajar bersama Mas Jonru
.
Menjadi diri sendiri dan menulis dengan hati. Sebagai blogger kiranya kita perlu memperhatikan aspek yang satu ini, karena pada kenyataannya kesuksesan yang dibangun berdasarkan pilar ini akan bermetamorfosis menjadi kesuksesan sejati. Benarkah? Mungkin ini yang menjadi pertanyaan. Seseorang selalu senang dengan kata-kata yang berbau sukses, karena dalam pandangannya kesuksesan berartiĀ memiliki semua simbol kesuksesan seperti kekayaan, jabatan dll. Tapi bukan berarti kita tidak boleh memilki dan mengejarnya, hanya saja perlu diperhatikan juga bagaimana kualitas sikap kita?
Menulis adalah salah satu cara menuju kesuksesan sejati. Tidak percaya dengan kata-kata tersebut? Baiklah saya akan berikan alasannya : Ketika seorang blogger berbagi tentang suatu hal, entah itu artikel motivasi, peluang bisnis online atau apapun, lalu ada seorang atau beberapa yang merasa terbantu bahkan menjadi jalan perubahan hidupnya, kira-kira pantas tidak jika saya sebut blogger tersebut telah mencapai kesuksesan sejati. Apakah tidak berlebihan? Tentu saja tidak, karena melalui sudut pandang saya kesuksesan sejati adalah ketika kita bisa memberikan manfaat kepada orang lain.
Bagaimana menurut anda? adakah sudut pandang lain dari para blogger tentang kesuksesan sejati? mari berbagi untuk kebaikan…









{ 7 comments… read them below or add one }
Saya juga berusaha selalu menulis Mas…
[Reply]
Triagung.com Reply:
June 29th, 2010 at 8:10 am
@marsudiyanto, Ok Mas tetap semangat ya Mas, semoga selalu menjadi inspirasi…
[Reply]
Saya setuju bahwa kesuksesan sejati adalah tatkala kita mampu memberi banyak manfaat bagi orang lain. Dan sungguh kita akan berbahagia tatkala melihat orang lain bahagia karena kita
Ma’a Najah!
[Reply]
Triagung.com Reply:
June 29th, 2010 at 8:13 am
@Erdien, Saya kira setiap blogger mempunyai peluang yang besar untuk memberikan kebahagiaan pada orang lain?
[Reply]
khoirunnas anfa ‘ukum linnas, sebaik2 manusia adalah yg bermanfaat bagi sesama, itu prinsip yg selalu saya pegang sejak masa sekolah.
dan ternyata menulis di blog bisa menjadi salah satu jalannya.
[Reply]
Triagung.com Reply:
June 29th, 2010 at 8:16 am
@suarakelana berbisik, Alhamdulillah, semoga menjadi amal ibadah ya Mas
Saya pasang Linknya ya Mas ?
[Reply]
suarakelana berbisik Reply:
June 29th, 2010 at 12:40 pm
@Triagung.com, terima kasih, silakan mas. Saya juga sudah pasang link blog ini.
[Reply]
Triagung.com Reply:
June 30th, 2010 at 1:32 am
@suarakelana berbisik, Terimakasih Mas…
[Reply]
Bagi saya kesuksesan harus berujung pada kemanfaatan bagi semua orang,dan itu merupakan harapan dan impian bagi saya
[Reply]
Triagung.com Reply:
June 29th, 2010 at 8:18 am
@Rizdan, Semoga cepat terwujud Mas, Terima Kasih dah mampir ya, Salam kenal ya
[Reply]
Rizdan Reply:
June 29th, 2010 at 11:49 am
@Triagung.com,Amiin makasih atas doanya,
Salam kenal juga untuk anda semoga sukses
[Reply]
Setuju mas! Biar lebih semangat menulis.
[Reply]
Triagung.com Reply:
June 29th, 2010 at 8:20 am
@UntungNyata!com | Budhi K. Wardhana, Saya semangat kalau membaca tulisan Mas Budhi…
[Reply]
Kesuksesan adalah jika telah mencapai apa yang telah kita targetkan..
Jelasnya di http://udinhamd.com/2010/06/kesuksesan-vs-kebahagiaan/
salam kenal
thanks.
[Reply]
Triagung.com Reply:
June 29th, 2010 at 8:23 am
@Udin Hamd | Blogger 2 Inchi, Ok Mas terima kasih…
[Reply]
Yang disebut2 dengan “kesuksesan abadi” itu yang gimana ya mas???
[Reply]
Triagung.com Reply:
June 29th, 2010 at 8:27 am
@ismail, wah pertanyaan yang ini berat juga, sampe belum ketemu cara membalasnya hehehe
Mungkin ketika kita sudah menginjak pintu surga Mas, bagaimana setuju?
[Reply]
ismail Reply:
June 29th, 2010 at 12:09 pm
@Triagung.com, Waaaa… sebagai penanya merasa kurang puas ne..he..he..

[Reply]
Triagung.com Reply:
June 30th, 2010 at 1:07 am
@ismail, Kurang puas berarti ada rasa puas walau sedikit, Alhamdulillah.
Maksud saya mengatakan “ketika sudah menginjak pintu surga” karena disanalah tempat keabadian tempat terakhir kita menikmati kesuksesan. Dan kenapa kita berada disana (Insya Allah) sebagai wujud perilaku kita di dunia, tentunya perilaku yang baik dong…
Sedikit oleh-oleh dari Imam Ahmad bin Hambal, “Perjuangan seorang muslim tidak akan pernah berhenti sampai kedua telapak kakinya menginjak pintu surga” Mungkin ini yang disebut Kesuksesan abadi…
[Reply]