Hari ini, tepatnya pukul 16.15 tempat saya bekerja (perpustakaan) telah mendapatkan Sertifikat ISO 9001 – 2008. Sebuah prestasi yang patut saya acungi jempol, kalau perlu 4 jempol dah
. Bukan tanpa sebab kenapa saya memberikan apresiasi ini, mereka berempat (DA, HD, MD, HB) telah membuktikan pekerjaan yang dilakukan dengan semangat, tekad yang kuat akan memberikan hasil yang menggembirakan.
Dalam perjalanan memperoleh Sertifikat ISO, saya tahu dengan pasti bukan tanpa kendala memperoleh prestasi ini. Tenaga, pikiran bahkan perdebatan sering mereka alami bahkan tangisan pun pecah juga.
Perjalanan yang telah mereka jalani selama ini telah memberikan inspirasi untuk saya. Terutama semangat untuk memberikan yang terbaik. Dari obrolan singkat dengan rekan saya (MD), dia merasa senang dengan prestasi ini, tapi menurutnya tantangan sebenarnya adalah implementasinya di lapangan, karena besar kemungkinan akan terjadi berbagai kendala.
Merubah kebiasaan lama menjadi tantangan tersendiri dalam penerapan ISO ini, terutama untuk pegawai yang senior. Karena setiap kegiatan yang kita lakukan harus berpijak pada pedoman yang sudah dibuat. Jika melanggar, maka prosedur tidak berjalan dan besar kemungkinan sertifikat akan ditarik kembali.
Apa pelajaran berharga dari proses yang cukup panjang ini? saya yakin jika mereka yang menjawab (Tim ISO) akan banyak hikmah yang tertulis. Tapi disini saya ingin mengambil satu pelajaran berharga, setiap orang, instansi, organisasi dll harus berani mengambil satu tindakan untuk melakukan perubahan, walau terlihat sulit lakukan saja, karena tindakan yang anda lakukan adalah wujud dari perubahan itu sendiri.
Anda punya kisah tentang PERUBAHAN, baik yang terjadi pada diri sendiri atau orang lain? silahkan berbagi untuk berbagi inspirasi diantara kita, sekian dan Salam Perubahan.









{ 5 comments… read them below or add one }
Waduh, jadi teringat masa lalu nih. Saya masuk tim ISO-9000 thn 1998. Merupakan kerja besar dan berat, mulai dari penyusunan dok hingga menata implementasinya. Sehingga kami tak mampu menahan airmata saat meraih sertifikat setahun kemudian.
Hikmah paling berharga adalah pengalaman menata sistem kerja seluruh bagian perusahaan dan mengawal implementasinya agar konsisten. Alhamdulillah, berkat kerja keras dan semangat seluruh tim, kantor kami pernah meraih predikat implementator paling konsisten tkt nasional dalam lingkup internal.
[Reply]
Triagung.com Reply:
July 26th, 2010 at 10:08 am
@Suarakelana berbisik, Subhanallah, hebat Mas. Semoga kantorku juga bisa konsisten….
[Reply]
[Reply]
Triagung.com Reply:
August 3rd, 2010 at 9:50 am
@mh,
juga dah ….
[Reply]
kalo udah ISO bisa ngebata orang dong gan
atau kasih

[Reply]
ada periode dimana saya mengalami perubahan yang cukup signifikan. walaupun demikian, perubahan itu tidak disadari oleh saya. Saya tahu adanya perubahaan itu justru dari orang tua dan teman-teman terdekat….
Yang saya ingat dan masih saya pegang teguh sampai sekarang adalah kata-kata berikut ” Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sampai mereka sendiri yang mau merubahnya”.
[Reply]
Agung Prasetyo Reply:
July 28th, 2010 at 7:32 am
@Octa Dwinanda, Saya sependapat dengan mas Octa. Karena saya belum pernah merasakan bagaimana menjadi tim ISO, tapi kebahagiaan yang sama ketika saya mampu membawa tim sepakbola saya menjuarai kompetisi sepakbola kabupaten selama 3x berturut-turut. Perjuangannya memang begitu berat mas, tapi itulah hasilnya.
Saya bantu semangat.dan coba untuk fokus dengan prosedur yang telah dibuat mas.
[Reply]
Khalid Abdullah Reply:
July 29th, 2010 at 6:45 pm
@Octa Dwinanda, sam kayak artikel say ayang terbaru pendapat mas Octa
[Reply]
Hehehe… sayang kurang paham yang ginian saya Mas
[Reply]
Triagung.com Reply:
August 3rd, 2010 at 9:53 am
@Erdien, Ga papa kang, saya juga awalnya ga paham hehehe
[Reply]